Dua Pesawat ‘drone’ Hasil Karya Mahasiswa STTAL, Turut Meriahkan Peringatan Hardikal ke 71 tahun 2017

Surabaya, 12 Mei  2017.

Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL) sebagai kampus riset di lingkungan TNI AL terus mendorong mahasiswanya untuk terus berinovasi. Kali ini, mahasiswa D-3 Elekktro Sertu Oscar berhasil membuat pesawat tanpa awak yang dapat meliuk-liuk, bermanuver seperti pesawat Sukoy buatan Rusia. Keandalan dua pesawat karya Sertu Oscar tersebut, dipertontonkan dalam Peringatan Hari Pendidikan TNI AL (Hardikal) ke-71 di Lapangan Laut Maluku, Kodiklatal, Bumimoro, Surabaya, Jumat (12/5).

Dalam puncak peringatan Hardikal yang berlangsung khidmat tersebut, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P bertindak sebagai Inspektur Upacara. Upacara dihadiri oleh para Asisten Kasal, para Komandan Lemdik TNI AL dan para Pangkotama TNI AL wilayah Surabaya. Adapun tema yang diambil dalam Hardikal ke-71 ini yaitu  Lembaga pendidikan siap mendukung kebijakan TNI Angkatan Laut yang berkelas dunia dalam rangka terwujudnya Indonesia sebagai poros maritim ”.

Dalam kesempatan tersebut Kasal mengatakan bahwa upacara ini merupakan momentum untuk merefleksi dan mengevaluasi pencapaian pembinaan kekuatan TNI Angkatan Laut dalam bidang pembinaan personel. Peran lembaga pendidikan TNI Angkatan Laut dalam masa kini dan ke depan akan semakin dituntut untuk mampu menghadapi realitas sebagai konsekuensi dari perkembangan lingkungan strategis yang semakin dinamis, baik nasional, regional dan global, maupun lingkungan internal sebagai respon terhadap perubahan yang terjadi.

Kualitas manajemen, pembinaan dan penyelenggaraan  pendidikan, lanjut Kasal, baik di Kodiklatal, AAL, STTAL dan Seskoal harus senantiasa diperbaiki dan disempurnakan. “10 komponen pendidikan bukan hanya sebagai jargon dari kegiatan proses belajar mengajar, akan tetapi harus menjadi bagian yang menentukan pencapaian kualitas dari lulusan pendidikan Angkatan Laut,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, 71 tahun perjalanan lembaga pendidikan Angkatan Laut bukan waktu yang singkat, namun dalam waktu tersebut, pendidikan Angkatan Laut telah menghasilkan personel yang memiliki integritas, dedikasi  dan loyalitas serta kepemimpinan berkarakter maritime yang kuat, untuk melanjutkan roda organisasi, sehingga mampu mengemban  tugas sebagaimana diamanahkan pada pasal 9 Undang-Undang RI Nomor 34 tahun 2004.

Dalam puncak acara ini juga dilaksanakan penganugerahan Satya Lencana Dwidya Sistha kepada tiga personel yang berdinas di lembaga pendidikan. Ke tiga personel tersebut adalah Kolonel Marinir Ahmad Fajar, Kapten Laut (KH) Ahmad Fatah, S.S. dan Serka Pdk Adhi Gatti Libeli.

Sebelum diakhiri dengan defile, peringatan Hardikal kali ini dimeriahkan dengan penampilan GS Taruna AAL, kolosal tari reog dan aero modeling mahasiswa STTAL.

Casino Slot - Betmatik Betmatik - intbet Yeni Adresi intbet6