SEMINAR NASIONAL TNI AL 2018: LEMBAGA PENDIDIKAN TNI AL SIAP MENGEMBANGKAN IPTEK KEANGKATANLAUTAN DAN KEMARITIMAN MENUJU WOLRD CLASS NAVY

 

Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan TNI Angkatan Laut yang ke-72 Kodiklatal, AAL, Seskoal dan STTAL secara bersinergi menyelenggarakan  Seminar Nasional TNI Angkatan Laut Tahun 2018, tanggal 8 Mei 2018, bertempat di Gedung Maspardi  Akademi Angkatan Laut Bumimoro Surabaya.

 

Laksamana Pertama TNI Ir. Avando Bastari, M.Phil, Komandan STTAL sekaligus penanggung jawab kegiatan seminar mengemukakan target sasaran yang hendak dicapai dalam seminar nasional TNI Angkatan Laut kali ini, yaitu:  Meningkatkan Peran Lembaga Pendidikan TNI Angkatan Laut  dalam Mendukung Pembangunan kekuatan TNI/TNI AL, kemajuan dan kemandirian industri strategis Nasional juga Meningkatkan Peran Diplomasi dan Kerjasama Pendidikan Dalam Rangka Membangun Kekuatan TNI AL yang Handal dan Disegani serta Berkelas Dunia.

 

Seminar Nasional  TNI  Angkatan Laut Tahun 2018 yang diikuti sekitar 300 peserta, berasal dari akademisi, praktisi, dan militer tersebut, mengangkat tema besar, “Peran Lembaga Pendidikan TNI Angkatan Laut dalam Mengembangkan Iptek Keangkatanlautan dan Kemaritiman Menuju World Class Navy.  Dari tema tersebut, selanjutnya dijabarkan dalam topik yang lebih operasional, meliputi:  (1)  Peran Lembaga Pendidikan  dalam Mendukung Pembangunan Kekuatan TNI/TNI AL  melalui Kemajuan dan Kemandirian Industri Strategis Nasional di Bidang Pertahanan, disampaikan oleh Menhan RI dalam hal ini diwakili oleh Dr. Romie Oktavianus Bura, Beng. (Han), MR. Aes (Dekan Fakultas Teknologi Pertahanan UNHAN), (2) Peran Lembaga Pendidikan TNI Angkatan Laut  dalam Mendukung Pengembangan SDM dan IPTEK Keangkatanlautan dan Kemaritiman Menuju World Class Navy,  disampaikan oleh Staf Ahli Menristekdikti bidang Infrastruktur., Ir. Hari Purwanto, M.Sc, DIC., dan (3)  Peran Diplomasi dan Kerjasama Pendidikan Dalam Rangka Membangun Kekuatan TNI AL yang Handal dan Disegani serta Berkelas Dunia, disampaikan oleh Dr. Connie Rahakundini Bakrie, pengamat militer.  Bertindak selaku moderator adalah  Emil Faizza dan Ario Wibowo, pakar informasi dan komunikasi.

 

Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana TNI Ade Supandi, S.E.., M.A.P., selaku Keynote speaker yang dibacakan oleh Asrena Kasal, Laksamana Muda TNI  Arusukmono Indra Sucahyo, S.E., M.M., mengemukakan bahwa  Lembaga Pendidikan TNI Angkatan Laut, sebagai bagian dari lembaga pendidikan di bawah Kementerian Pertahanan RI, memiliki peran yang sangat besar dalam mendukung pembangunan kekuatan TNI/TNI AL melalui kemajuan dan kemandirian industri strategis nasional di bidang pertahanan. Produk-produk yang berupa ilmu pengetahuan (doktrin) dan teknologi  (alutsista) yang telah berhasil dikembangkan oleh Lembaga Pendidikan TNI Angkatan Laut hendaknya dapat ditindaklanjuti oleh Dislitbang Angkatan, TNI, maupun Kemhan RI, serta dikolaborasikan  dengan Industri Strategis Nasional bidang Pertahanan untuk diproduksi secara massal dan diseminasikan bagi kepentingan operasi militer, baik Operasi Militer untuk Perang  (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

 

Lebih lanjut, Kepala Staf Angkatan Laut, menegaskan bahwa Lembaga Pendidikan TNI Angkatan Laut selain sebagai bagian dari lembaga pendidikan di bawah Kemenhan RI, juga berada dibawah pembinaan Kemenristekdikti. Sebagai Lembaga Pendidikan di bawah pembinaan Kemenristekdikti, Lembaga Pendidikan TNI Angkatan Laut harus diberikan  kesempatan dan peluang  untuk berkembang bersama-sama dengan perguruan tinggi lainnya, baik dalam lingkup nasional maupun internasional.  Seiring dengan kompleksitas permasalahan dan beragamnya tantangan yang dihadapi oleh Lembaga Pendidikan TNI Angkatan Laut, maka perlu dikedepankan diplomasi dan kolaborasi antar instansi dan lembaga pendidikan baik didalam maupun luar negeri.  Kerjasama terus digalakkan dengan mengedepankan prinsip-prinsip Kemitraan, kesetaraan, kebersamaan dan saling menguntungkan, dengan tetap memperhatikan karakteristik bangsa Indonesia yang sangat majemuk. Melalui diplomasi dan jalinan kolaborasi yang baik dengan berbagai instansi dan lembaga pendidikan di dalam maupun di luar negeri, maka iptek Keangkatanlautan dan Kemaritiman di Indonesia akan semakin berkembang secara efektif dan efisien. Diplomasi dan jalinan kolaborasi akan dapat berjalan dengan baik jika ada komunikasi dan koordinasi yang optimal antar lembaga  yang bekerja atas dasar kesamaan persepsi, visi dan misi. Lembaga pendidikan TNI Angkatan Laut juga hendaknya mampu menjadi motor penggerak yang memegang peranan penting dalam menjaga dan mengendalikan terjadinya distorsi informasi dan miskomunikasi yang sering terjadi pada instansi atau lembaga pendidikan. (Pen STTAL)

 

Casino Slot - Betmatik Betmatik - intbet Yeni Adresi intbet6