STTAL BEKALI 4000 MAHASISWA BARU ITS DENGAN WAWASAN KEBANGSAAN

Surabaya, 16 Agustus 2016,–

Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL) kembali mendapat kepercayaan untuk memberikan pembekalan wawasan kebangsaan kepada mahasiswa baru. Kali ini Kampus yang memiliki moto ”Dharma Vidya Adiguna” itu diberi kepercayaan untuk memberikan wawasan kebangsaan kepada sekitar 4.000 mahasiswa baru Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya dari tanggal 15-19  Agustus  2016 di Graha ITS, Surabaya.

Dalam pelaksanaannya, pembekalan wawasan kebangsaan ini dibagi dalam empat gelombang, masing-masing gelombang terdiri dari sekitar 1.000 orang. Pembekalan Wawasan Nusantara diawali oleh paparan Komandan STTAL Laksamana Pertama TNI Siswo H.S., M.MT, Wadan STTAL Kolonel Laut (E) I Nengah Putra, M.Han., Dir Parcasarjana STTAL Kolonel Laut (KH) Dr. Ahmadi, M.Si, , Kapokdos STTAL Kolonel Laut (KH) Dr. Adi Bandono, dan Direktur Akademik STTAL Letkol Laut (KH) Dr. Panji Suwarno, MM.

IMG_9866a Dihadapan ratusan mahasiswa baru ITS, Komandan STTAL menjelaskan mengenai kondisi yang terjadi di tanah air akhir-akhir ini. Sangat memprihatinkankan, karena terjadi konflik antar kelompok masyarakat dan tawuran antar pelajar di berbagai daerah yang sering mengakibatkan kerugian material dan personel. “Selain itu, tindakan terorisme dan radikalisme di Indonesia masih sering terjadi, walaupun aparat keamanan sudah bekerja secara intensif memburu keberadaan pelaku terror,” ujarnya.

Oleh sebab itu, Komandan STTAL mengajak kepada seluruh mahasiswa baru ITS untuk bangkit, menjadikan diri kita sebagai agen perubahan guna memperkuat kebangsaan. “Mulailah merubah keadaan yang buruk  menjadi baik, tetapi dengan cara yang elegan dan bertanggung jawab,” tegas Alumni AAL angkatan ke-32 tahun 1987 itu.

Lebih lanjut, Komandan STTAL mengatakan bahwa Republik Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia yang memiliki 17.499 pulau,  dengan panjang garis pantai lebih dari 81.000 km serta luas perairan Indonesia mencapai 7,9 juta km persegi. Wilayah Indonesia yang terletak di posisi geografis sangat strategis, karena menjadi penghubung dua samudera dan dua benua, Samudera India dengan Samudera Pasifik, dan Benua Asia dengan Benua Australia.

Pada bagian akhir pembekalannya, Komandan STTAL mengajak seluruh mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa untuk memperkuat rasa nasionalisme dan kewaspadaan nasional masing-masing, dalam mewujudkan  Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur sesuai dengan cita-cita para pendiri bangsa.

Casino Slot - Betmatik Betmatik - intbet Yeni Adresi intbet6