TIM OVJ CBS STTAL, SIAP TAMPIL ALL OUT MERIAHKAN HUT KE 70 JALASENASTRI

Surabaya, 29 Agustus 2016,–

Tim Overa Van Jalasenastri (OVJ) Cabang Berdiri Sendiri (CBS) Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL) siap tampil all out dalam acara peringatan puncak HUT ke-70 Jalasenastri di Surabaya yang rencananya akan dihadiri oleh Wakil Ketua Umum Jalasenastri Ny. Arie H. Sembiring pada tanggal 30 Agustus 2016.

Keseriusan Jalasenastri CBS STTALdalam menyambut kegiatan tersebut, terlihat dari persiapan yang dilaksanakan jauh-jauh hari sebelum pelaksanaan. Hampir setiap hari, Tim Jalasenastri kebanggaan Keluarga Besar Civitas Akademika STTAL itu berlatih, baik dalam mematangkan skenario cerita, olah gerak dan olah vocal di panggung, maupun dalam memantapkan peran masing-masing anggota.

Dengan latihan secara intensif, seluruh anggota TIM OVJ CBS STTAL berharap dapat tampil dengan penuh percaya diri dan tidak mengalami demam panggung, sehingga dapat tampil maksimal dan menghibur seluruh undangan yang hadir di acara Peringatan Puncak HUT Jalasenastri tahun 2016.

Tim OVJ CBS STTAL berada dibawahbinaan Ny. Siswo H.S., mendapat kehormatan untuk tampil dalam acara puncak peringatan HUT ke-70 Jalasenastri di Surabaya setelah berhasil menjadi juara dalam Lomba OVJ yang diikuti oleh unsur Jalasenastri Bakor Surabaya.

Pesertanya  sebanyak 13 tim, yaitu : Jalasenastri PD Armatim, PG Kobangdikal, CBS AAL, CBS STTAL, Jalasenastri Pasmar-1, Lantamal V, Satlinlamil, Kolatmar, RSAL, Puspenerbal, Balurjaltim, Lanmar Surabaya, dan Jalasenastri Dispsial, yang diselenggarakan pada bulan Mei 2016 lalu di balai Prajurit, Pasmar I.

Penyelenggaraan Lomba OVJ tersebut, merupakan salah satu upaya Jalasenastri dalam memberikan wadah bagi anggotanya untuk menyalurkan minat, hobi dan bakatnya. Selain itu, lomba ini juga sebagai upaya mempererat tali silaturahmi di jajaran Jalasenastri Bakor Surabaya.

Tim OVJ CBS STTAL diperkuat oleh Ny. Lucas Dewantoro, Ny. Sunarta, Ny. Sih Sumardiono, Ny. Gede, Ny. Cucu, Ny. Heri dan Ny. Yudhi.

Sejarah singkat Jalasenastri

Seiring dengan perkembangan organisasi wanita pada masa perang kemerdekaan, para isteri pemuda pelaut yang tersebar di kota-kota pelabuhan dan ALRI, mendirikan perkumpulan yang memiliki kegiatan untuk membantu perjuangan suami yang berada di garis depan serta memelihara dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

 

Pada tahun 1946, para isteri anggota ALRI di beberapa tempat berusaha menghimpun kekuatan mereka, agar dapat mengemban tugasnya sebagai isteri pejuang. Organisasi isteri anggota ALRI tumbuh dengan cepat, baik di Jawa maupun di luar Jawa seperti : Persatuan Puteri Keluarga Angkatan Laut (PPKAL) di Lawang, Yogyakarta, Tegal, Pariaman, Ikatan Keluarga Angkatan Laut (IKAL) di Jakarta, Ikatan Wanita Angkatan Laut (IWAL) di Surabaya, IKAL di Makassar dan Persatuan Isteri Angkatan Laut (PERIAL) di Tanjung Pinang.

 

Kondisi ini menimbulkan gagasan dari Ny. Raharti Subijakto selaku isteri Kasal untuk menyatukan seluruh organisasi keluarga Angkatan Laut. Gagasan mengadakan Konperensi untuk menyatukan seluruh organisasi keluarga Angkatan Laut pernah direncanakan pelaksanaannya pada bulan Mei 1955. Namun rencana tersebut tidak terlaksana karena IKAL Jakarta mengalami kesulitan untuk mendapatkan hubungan dengan organisasi keluarga Angkatan Laut di Komando-komando Daerah Maritim (KDM-KDM).

 

Setelah ada kesepakatan antara IKAL Jakarta dan IWAL Surabaya, kemudian kedua organisasi ini memprakarsai untuk mengadakan pertemuan bagi seluruh organisasi yang ada. Pertemuan diadakan pada tanggal 27-29 Agustus 1957 bertempat di Jalan Diponegoro No. 51 Jakarta yang kemudian dikenal dengan nama Konperensi Jalasenastri, karena berhasil membentuk wadah tunggal organisasi yaitu Jalasenastri. Selanjutnya organisasi wanita ALRI yang telah ada di beberapa tempat menjadi cabang Jalasenastri.

 

Untuk melaksanakan konsolidasi dan memantapkan gerak langkah Jalasenastri di bidang sosial, politik dan budaya sesuai dengan situasi negara pada saat itu Jalasenastri melaksanakan Kongres I, II dan ke III dengan hasil nyata ditetapkannya Jalasenastri menjadi satu-satunya organisasi isteri anggota ALRI dan bersifat semi dinas.

 

Dan berdasarkan Musyawarah Kerja pada tanggal 1 Nopember 1966, menetapkan keputusan bahwa isteri pemimpin tertinggi ALRI memegang pimpinan pusat Jalasenastri.

 

Setelah melalui berbagai tantangan dan rintangan, Jalasenastri tumbuh sebagai organisasi yang solid. Penyempurnaan demi penyempurnaan terus dilakukan. Likuidasi dalam tubuh Jalasenastri sebagai langkah penyesuaian reorganisasi di lingkungan TNI AL tahun 1985 yang disesuaikan dengan struktur Kotama berjalan dengan lancar tanpa menghambat program kegiatan Jalasenastri.

 

Periode kepemimpinan Jalasenastri pada masa-masa berikutnya merupakan masa pemantapan dan peningkatan semua program kegiatan Jalasenastri. Selama masa ini, Jalasenastri mampu mengantipasi program-program pemerintah seperti program Keluarga Berencana dan Pendidikan. Berbagai kegiatan lain terus dilakukan oleh Jalasenastri sesuai program kerjanya dan telah mampu menumbuhkembangkan dinamika kehidupan di Era Globalisasi, khususnya dalam lingkungan keluarga besar TNI AL.

Casino Slot - Betmatik Betmatik - intbet Yeni Adresi intbet6